Tampilkan postingan dengan label DESIGN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DESIGN. Tampilkan semua postingan

KONSERVASI ARSITEKTURAL BANGUNAN MASJID CIPARI

| Minggu, 28 April 2019
     Garut merupakan salah satu kota priangan timur di daerah Jawa Barat yang terdiri  dari  42  kecamatan  dengan  pusat  pemerintahan  di  kecamatan  Tarogang  Kidul. Kabupaten Garut  memiliki luas wilayah administratif sebesar 3.065,19 km2 dengan Bagian  utara  berbatasan  dengan  Kabupaten  Badung  dan  Kabupaten  Sumedang, bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya, bagianSelatan berbatasan dengan samudera Indonesia dan pada bagian barat berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur.

     Pada abad 20-an Garut  dikenal sebagai Swiss van Java, karena pesona  alamnya yang menakjubkan  sehingga dijadikan sebagai kota wisata  oleh seorang Belanda bernama  Holke  van  Garut  yang  merupakan  seorang  gubernur  kesayangan pemerintah  Belanda  pada  tahun  1930-1940.  Dengan  pesona  alamnya  yang menakjubkan dan jarak  yang tidak begitu jauh dari Bandung, menjadikan Garut cukup  ramai  dikunjungi  baik  oleh  wisatawan  domestik  maupun  wisatawan mancanegara.  Sebagai kota wisata, Garut memiliki beberapa bangunan bersejarah salah satunya yaitu  Masjid Al-Syura  atau yang lebih dikenal Masjid Cipari  yang merupakan  salah  satu  masjid  tertua  yang  berada  di  daerah  Garut  yang  memiliki bentuk bangunan yang mirip dengan gereja dengan gaya art deco.

    Masjid Cipari dibangun dikawasan Pesantren Cipari dengan lokasi tepatnya berada di  Kampung Cipari, Desa Babakan Cipari,  Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut. Masjid Cipari berdiri pada tahun 1936 dibangun oleh K.H. Yusuf Taudziri seorang  ulama  besar  di  Garut  dan  diarsiteki  oleh  Ir.  Abikoesno  Tjokrosoejoso.Masjid ini  memiliki peran dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia, yang  kerap digunakan sebagai tempat untuk latihan perang, pertahanan, bahkan dapur umumpara pejuang kemerdekaan.  Para santri pesantren Cipari selain belajar ilmu agama juga dididk sebagai pejuang karena pesantren ini menjadi salah satu pesantren dari organisasi perjuangan Syarikat Islam.

     Berikutnya dapat dilihat dalam pdf dibawah ini

Baca selengkapnya »

KRITIK ARSITEKTUR TIPIKAL DAN CONTOH KRITIK ARSITEKTUR TIPIKAL

| Rabu, 19 Desember 2018

Kali ini saya akan memposting tentang kritik arsitektur tipikal. Seperti yang telah saya jelaskan pada postingan sebelumnya, kritik arsitektur merupakan tanggapan kita sebagai pengamat pada sebuah objek arsitektur yang telah kita amati dengan semua panca indera, baik dengan mata untuk melihat warna dan bentuk arsitekturnya, baik dengan tangan atau kulit untuk merasakan tekstur dari bangunan itu sendiri dan tanggapan yang kita buat juga berdasarkan dengan pengetahuan yang kita miliki, jadi tidak serta merta dalam memberi kritikan ataupun tanggapan tersebut.

Kritik tipikal itu sendiri ialah kritik yang menganalisis suatu bangunan berdasarkan dengan standar maupun tipe bangunan yang sudah ada, baik dari struktrur, fungsi dan bentuknya. Berikut merupakan contoh kritik tipikal dengan menganalisis pada bangunan mesjid yang merupakan hasil rancangan Ridwan Kamil yaitu dari aspek fungsi, tipologi dan struktur. Mesjid yang akan dianalisis adalah mesjid Al-Irsyad yang berada di Bandung dan mesjid Merapi yang berada di Yogyakarta.


Mesjid Al - Irsyad


Mesjid  Al-Irsayd merupakan mesjid yang berlokasi di kota Bandung dan di rancang oleh Ridwan Kamil. Memiliki fungsi sebagai tempat ibadah bagi umat islam dan mampu menampung 1.500 jamaah. Bangunan utama yang berfungsi sebagai tempat ibadah terpisah dengan bangunan pendukung yang berfungsi sebagai ruang atau kantor pengelola, ruang wudhu wanita dan pria serta toilet wanita dan pria.

Masjid Al-Irsyad mempunyai luas 1.871 meter persegi dan tidak memiliki bentuk seperti pada umumnya mesjid di Indonesia, mesjid tersebut memiliki bentuk berupa kubus besar seperti bentuk bangunan Kakbah di Arab Saudi. Bagian fasad menggunakan batu bata yang disusun sedemikian rupa dan menghasilkan celah diantara bata solid untuk mengalirkan sirkulasi udara di ruang masjid, sehingga tidak terasa panas.

Pada bagian struktur, kolom disusun sedemikian rupa sehingga tidak terlihat pada bagian fasad. Pada bagian dalam, masjid ini tidak memiliki tiang atau pilar di tengah untuk menopang atap, sehingga terasa begitu luas. Hanya empat sisi dinding yang menjadi pembatas sekaligus penopang atapnya.


Mesjid Merapi


Mesjid  Merapi merupakan mesjid yang berlokasi di kota Yogyakarta dan di rancang oleh Ridwan Kamil. Memiliki fungsi sebagai tempat ibadah bagi umat islam  dan dimanfaatkan untuk menjalankan pendidikan Islam bagi anak-anak di daerah setempat.

Masjid Merapi mempunyai luas 250 meter persegi dan tidak memiliki bentuk seperti pada umumnya mesjid di Indonesia, mesjid tersebut memiliki bentuk berupa kubus besar dengan bentuk atap susun tradisional. Bagian fasad menggunakan batu bata abu vulkanik disusun sedemikian rupa dan menghasilkan celah berbentuk kaligrafi lafadz Allah sebagai bukaan. Bukaan tersebut ditutupi oleh kaca untuk menjaga temperatur didalam mesjid tidak bertambah dingin, mengingat letak mesjid berada di lereng gunung Merapi

Pada bagian struktur, struktur bangunan Masjid Merapi diperkuat dengan menggunakan kerangka beton untuk mengantisipasi terjadinya goncangan dikarenakan letak mesjid yang berada di lereng gunung Merapai.

Sumber :

Baca selengkapnya »

KRITIK ARSITEKTUR INTERPRETIF DAN CONTOH KRITIK ARSITEKTUR INTERPRETIF - EVOKATIF

| Sabtu, 24 November 2018

Kali ini saya akan memposting tentang kritik arsitektur interpretif, sebelum kita memasuki apa kritik arsitektur interpretif, saya akan jelaskan terlebih dahulu apa kritik arsitektur itu sendiri.

Kritik arsitektur adalah suatu tanggapan yang merupakan hasil pengamatan terhadap objek arsitektur dengan menggunakan semua panca indera dan berbekal pengetahuan. Maksudnya yaitu kita menanggapi sebuah objek arsitektur yang telah kita amati dengan semua panca indera, baik dengan mata untuk melihat warna dan bentuk arsitekturnya, baik dengan tangan atau kulit untuk merasakan tekstur dari bangunan itu sendiri dan tanggapan tersebut atau tanggapan yang kita buat juga berdasarkan dengan pengetahuan yang kita miliki, jadi tidak serta merta dalam memberi kritikan ataupun tanggapan.

Kritik arsitektur itu sendiri memiliki 6 jenis diantaranya :
·         Kritik Terukur
·         Kritik Normatif
·         Kritik Interpretif
·         Kritik Tipikal
·         Kristik Deskriptif
·         Kritik Impressionis

Karena saya memiliki tugas tentang kritik interpretif, maka saya hanya akan menjelaskan kritik interpretif itu sendiri.
Kritik Interpretif yaitu merupakan kritik yang ditafsir oleh seorang pengamat dengan bentuk kritikan cenderung objektif, sehingga pengamat tersebut dapat mempengaruhi pandangan orang lain diharapkan orang lain tersebut memiliki pandangan yang sama dengan si pengamat terhadap sebuah objek arsitektur.
Kritik interpertif itu sendiri memiliki 3 teknik yaitu :

·         Kritik Evokatif
Dalam terjemahan bahasa Indonesia, evoke berarti membangkitkan. Pada kritik ini pengamat mengungkapkan apa makna yang dikandung pada sebuah bangunan dengan pemahaman intelektualnya serta membangkitkan rasa emosi yang sama seperti yang pengamat rasakan kepada orang lain. Dalam teknik evokatif bisa disampaikan dalam bentuk naratif maupun fotografi.

Maksudnya disini si pengamat mengungkapkan arti sebuah bangunan dengan pengetahuannya dan mendorong orang lain untuk merasakan apa yang ia rasakan juga terhadap bangunan yang ia amati.

·         Kritik Advokatif
Dalam terjemahan bahasa Indonesia, advocacy memiliki arti pembelaan. Pada kritik ini tidak memiliki bentuk penghakiman maupun upaya merendahkan orang lain melainkan penjelasan yang terperinci dengan topik yang perlu diperhatikan dalam sebuah bangunan seperti manfaat yang telah dihasilkan oleh arsitek dalam membangun sebuah bangunan.

Maksudnya disini, kritik tersebut merupakan rasa apresiasi si pengamat terhadap sebuah bangunan yang telah dirancang oleh seorang arsitek

·         Kritik Impresionis
Kritik impresionis merupakan kritik yang menggunakan karya seni atau bangunan sebagai dasar bagi pembentukan karya seninya.

Maksudnya yaitu si pengamat dapat menghasilkan sebuah karya yang lain dengan mengamati sebuah objek arsitektur. Contohnya seperti membuat puisi yang terinspirasi karena mengamati kawasan Kota Tua Jakarta, membuat kartun sebuah bangunan yang telah diamati dan lain sebagainya.

Metode Kritik Interpretif – Evokatif
Objek : G-Tower
Lokasi : Incheon, Korea Selatan



G Tower merupakan gedung yang berada di jalan Art center-daero, Yeonsu-gu, Incheon, Korea Selatan. Saat pertama kali melihat, gedung ini memiliki konsep yang modern, sederhana dan dinamis. Bangunan ini memiliki bentuk simetris dimana gedung tersebut memiliki coakan berbentuk diagonal ataupun piramid. Gedung tersebut memiliki aksen horizontal yang merupakan lis acp, selain menjadi aksen ataupun tekstur, lis tersebut dapat memecah angin vertikal.


Pada bagian interior konsep modern menonjol dengan bentukan simple, besih serta penggunaan warna putih dan abu-abu pada material yang digunakan. Pada bagian salah satu sisi menggunakan material kaca yang disandingkan dengan frame kaca dan penggunaan flat truss bermaterial baja berwarna putih yang menambahkan kesan modern itu sendiri.

Dari kritik yang telah saya buat diatas dapat dilihat bahwa saya menggunakan kritik Interpretif – Evokatif dimana pada kritikan tersebut disampaikan dalam bentuk naratif dan penambahan foto untuk menunujang penyampaian naratif itu sendiri.

Sumber : http://demasafetalita.blogspot.com/2016/01/kritik-arsitektur-interpretif.html
Baca selengkapnya »

INTERIOR OBSERVATORIUM LOTTE WORLD TOWER

| Selasa, 20 Maret 2018

Lotte World Tower merupakan bangunan tertinggi ke-5 di Dunia yang berasal dari Korea Selatan. Bangunan tersebut berada di kota Seoul tepatnya di distrik Jamsil. Bangunan tersebut memiliki ketinggian 555 meter dengan jumlah lantai sebanyak 123 lantai. Gedung itu didesain berbentuk meruncing bagian atasnya. Di sekeliling bangunannya dihiasi logam dan kaca. Lotte World Tower ini nantinya akan menjadi titik topografi pegunungan di sekitar kawasan tersebut. Menara ini juga dilengkapi sebuah dek observasi di bagian atas sembari menawarkan pemandangan spektakuler Kota Seoul. Menara ini memiliki dek observasi kaca paling tinggi di dunia dengan akses lift tercepat di dunia.
Bangunan ini merupakan bangunan mixed use yang dimana di dalamnya terdapat area belanja, kantor, apartemen, dan hotel. Menara ini direncanakan berisi gerai ritel (lantai 1-12), kantor (14-38), tempat tinggal (42-71), hotel mewah (76-101), kantor swasta (105-114 ), dan lantai akses publik (117-123) dengan dek observasi. 

Bahasan kali ini menitik beratkan pada interior Lotte World Tower Seoul Sky yang berada pada lantai 117-123. Pada observatorium menawarkan panorama seluruh ibu kota, pemandangan siang dan malam yang indah. Lantai observatorium ini terbuat dari kaca sehingga pemandangan di bawah bisa terlihat jelas. Lantai kaca tersebut merupakan kaca yang kuat dan bisa menahan berat seekor gajah, tetapi wisatawan dapat merasakan kesan menegangkan karena bisa melihat pemandangan di bawah dengan sangat jelas seperti sedang berjalan di udara. Di sini, wisatawan dapat melihat semua arah kota Seoul, utara, selatan, timur dan barat tanpa halangan.


 Dek observasi memiliki dua jendela kaca setinggi kaca untuk melihat tanpa gangguan. The Sky Deck, yang terletak di ketinggian 478m, memegang Guinness World Record sebagai observatorium berlantai kaca tertinggi di dunia. Pada hari-hari ketika jarak pandang terbatas, pengunjung tetap bisa menikmati langit yang jernih melalui Sky Theatre. Lantai 120 memegang Sky Terrace, terbuka untuk elemen.




Selain pemandangan yang luar biasa, pengunjung bisa menikmati camilan kecil atau kopi dari kafe pencuci mulut sambil duduk di lounge atau di teras langit. Pengunjung yang mencari minuman dapat menikmati salah satu jenis menu yang disajikan di kafe makanan penutup Sky Friends Cafe di lantai 119, atau anggur menyegarkan yang dijual di ruang premium di lantai 123. Ruang nyaman ini adalah lounge tertinggi di Seoul dan sempurna untuk menikmati pemandangan dalam suasana santai. Interior pada bagian ini menggunakan kaca yang dipadukan dengan frame berwarna putih dan hitam. Untuk furniture terdapat 2 kursi dengan 1 meja bundar, dan sisi lainnya menggunakan long table serta stool bar.

Sumber :

Baca selengkapnya »

UCHIHA SASUKE

| Senin, 27 April 2015
     Hai!!! Apa kabar kalian semua?! krkrkrkrkrkrk. Ya ampun aku berbicara dengan siapa kali ini ckckckck, aku tau bahwa blogku sangat sepi dari pengunjung hahahaha. Aku hanya ingin share gambar yang aku buat saja, eitsss kali ini bukan render interior tapi gambar animasi. Entah kenapa akhir-akhir ini lagi suka kartun naruto. Sebenarnya sudah lama suka sama kartun ini, hanya saja karena episode yang sering di ulang dan tidak ada ujungnya jadi kurang bersemangat. Nah di kartun ini aku sangat suka dengan sasuke. Entah kenapa aku menyukainya, mungkin karena sifatnya yang lebih pendiam dan gak terlalu rese jadi kelihatan lebih keren kali ya. Sampai pernah aku berantem dengan adik ku karena dia sering menjelekan sasuke kkkkkk. Maklumlah waktu itu aku masih smp kelas satu. Oh iya kapan ngesharenya kalo cerita mulu.


     Aku buat gambar ini di freehand, hampir sama seperti adobe ilustrator. Hanya saja menurut ku lebih mudah menggunakan freehand karena mungkin terlalu sering menggunakannya  jadi lebih mudah hahahaha. Suka sebel sama yang ngatain sasuke, ya ngatain gak setia kawanlah atau apalah -__-" Menurut ku sasuke itu orang yang baik hanya karena keadaanlah yang membuat dia jahat. Selain sasuke aku juga suka sai, memiliki senyum palsu tapi ingin belajar mengetahui bagaimana merasakan rasa sedih dan senang, karena itu aku tertarik dengan sai. Aku juga suka gara dan naruto, tidak memiliki siapapun. Karena rasa kesepian, mereka berjuang agar mereka dianggap ada, mungkin perjuangan ini lebih ke naruto, karena gara orangnya lebih keras dan baru sadar saat dia bertemu dan mulai berteman dengan naruto. 

     Mungkin sampai disini dulu ya ceritanya. Tidak pernah bosan untuk mengatakan comment down bellow gaiz!! Don't be silent reader!! Bye!!!!! ^.^V
Baca selengkapnya »

YUNI'S HOUSE

| Jumat, 24 April 2015
      Hai!!! Hari ini aku akan mengepost tentang renderan yang pernah aku buat. Renderan ini aku beri judul rumah yuni. Kenapa begitu? Ya selama ini aku tinggal di kontrakan yang panjang, ribet sekali untuk menata barang-barang, kadang kesel sendiri walau sudah di beresin tetap saja kelihatan berantakan arghhhhh >.<" Karena itu aku mencoba untuk merendernya. Rumah kontrakan ini ukurannya kira-kira 3 x 16 m dan tidak tingkat. Bagaimana agar kelihatan rapi? Ya jadinya aku buat seperti ini kkkkkk


      Ini renderan dari arah pintu masuk, terlihat ruang tamu dam ruang menonton tv yang dibatasi oleh tangga. Lalu ruangan berikutnya dapur dan ruang makan dibatasi oleh partisi. Kenapa aku bikin seperti ini? Ya karena lihat lahannya kemudian lihat diri aku yang penakut jadi gak mau ada lorong-lorongannya hahahaha. Renderan ini aku dibantu dengan teman kerjaku jadi terlihat lebih baguskan daripada hasil pertama yang pernah aku buat.


      Renderan berikutnya dari arah belakang ke depan. Terlihat satu ruangan panjang yang memiliki banyak fungsi, seperti yang aku jelaskan tadi digambar pertama. Eitsss kelihatan janggal gak sih tangganya? Awalnya aku mau buat ada penahannya di bagian tengah tangga, tapi aku lupa dan akhirnya tangganya kelihatan di sekrup dengan dinding hahahha


      Nah ini renderan yang paling aku suka. Kamar!!! Siapa pemiliknya? Yuni!! Kamarnya cuma khayalan di sketchup saja hahaha. Kamarnya memang tidak terlalu besar. Ini terlihat dari arah pintu masuk. Hanya ada tempat tidur, meja belajar dan lemari yang sejejer dengan pintu masuk. Lemarinya pun kebuka dan hanya ditutup dengan tirai saja, Kalau lemarinya pake pintu terlalu banyak ruang. Dibagian bawah rak buku aku beri jendela tanpa kaca, agar bisa terlihat siapa sih yang ada ruang tamu kkkkk.

      Sampai disini penjelasan tentang renderan ku kali ini. Lain kali aku akan post bagaimana cara merender di 3ds max dengan material yang dibuat dari sketchup. Comment down bellow gaiz! Don't be silent reader! Byeee!!! ^.^V




Baca selengkapnya »

K-POPERS BEDROOM

|

Ini adalah gambar renderan aku menggunakan 3ds max 2011. Aku baru belajar menggunakannya, bener-bener bikin pusing banget menggunakan aplikasi 3ds max, kewalahan ngelihat garis-garisnya. Tapi kalo udah ngelihat hasil akhirnya ada rasa kepuasan tersendiri hihihihi. Dan ini juga pertama kalinya aku menggunakan gambar Kyuhyun oppa sebagai wallpaper di dinding. Biasanya aku menggunakan sketchup bukan 3ds max, karena lebih mudah saja, kelihatan seperti bermain kalo menggunakan sketchup, but my friend told me sketchup make him stress, tapi buat aku sih sangat menyenangkan hahahaha.
Baca selengkapnya »

1st post-ing

| Rabu, 05 November 2014
       Hello everyone!! This is my first post, tapi tidak juga yang pertama kali sih, karena beberapa post yang dahulu pernah saya hapus kkkkk ^.^V Kalo ditanya kenapa di hapus post yang dahulu, umm karena ingin membuka lembaran yang baru hahaha. Oh iya perkenalkan nama pemilik blog ini adalah Yuni Nofitasari, biasa di panggil Yuni. Aku sangat menyukai hal yang berbau Korea. Kenapa mesti Korea? Ummm aku juga tidak tau pasti alasannya karena apa, tapi suka saja dengan Korea. Aku sangat menyukai drama Korea, diantaranya Autumn In My Heart, Princess Hours, 49 Days, Brilliant Legacy, Dream high, The Heirs, dan Flower Boy Next Door dan yang paling terbaru Pinocchio. Untuk Boy Band dan Girl Band dan penyanyi lainnya aku menyukai Super Junior, Girls Generation, F(x), Bigbang, Akdong Musician, CNBLUE, dan IU. Skip tentang aku menyukai Korea. Sekarang ini aku bekerja di In-Decor Kontraktor sebagai interior designer. Aku lulusan dari SMK 1 Cibinong jurusan Teknik Gambar Bangunan. Aku sangat menyukai interior design american classic dan minimalis. Berharap sekali aku bisa mendesign rumah ku sendiri dan bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Ok segitu aja untuk post kali ini. Capek ngetik sebanyak ini (?) Byeeee!!! ~~

Baca selengkapnya »
 

Copyright © 2010 Yuni Nofitasari | Design by btemplatebox.com